Tempat Wisata di Lumajang yang Paling Rekomendasi

Diposting pada

Tempat Wisata di Lumajang – Lumajang adalah salah satu Kabupaten di Jawa Timur yang terkenal dengan budidaya pisangnya. Kota ini juga diketahui sebagai wilayah dengan tanah pegunungan yang subur, terutama karena adanya Gunung Semeru yang fenomenal, Gunung Bromo yang populer seantero negeri, dan juga Gunung Lemongan yang indah. Potensi kekayaan alamnya tiada dua, dan hal ini juga memicu potensi wisata alam di Lumajang untuk terus berkembang.

Tempat Wisata di Lumajang

Tidak heran jika wisata-wisata seperti air terjun, pantai, kawasan hutan, pegunungan, goa, dan sejenisnya terus menerus bermunculan. Dari semua destinasi keren tersebut, berikut ini adalah yang paling direkomendasikan untuk Anda. Sebab, keindahannya sudah diakui oleh masyarakat yang sudah mengunjunginya. Wisata mana sajakah itu?

1. Air Terjun Tumpak Sewu
Air Terjun Tumpak Sewu memang baru populer beberapa tahun terakhir. Dulu keindahannya tersembunyi di dalam hutan, dan tampaknya warga sekitar tidak begitu ingin mempublikasikannya. Namun, semenjak beberapa pelancong menyebarkan keindahannya lewat media sosial, Air Terjun Tumpak Sewu langsung menjadi primadona.

Bagaimana tidak, Anda akan melihat barisan air terjun yang meluncur dari atas tebing. Barisan tersebut sampai menyerupai gorden. Karena banyaknya aliran air yang mengucur, maka namanya pun menjadi Air Terjun Tumpak Sewu, di mana sewu adalah Bahasa Jawa dari kata seribu. Lokasi air terjun ini ada di Desa Sidomulyo, Pronojiwo, Lumajang. Dengan tiket masuk sekitar Rp. 10.000, dan tiket parkir kendaraan antara Rp. 5.000-Rp. 10.000.

2. Goa Tetes

Di dekat Air Terjun Tumpak Sewu, ada juga wisata lain yang bisa Anda kunjungi, yaitu Goa Tetes. Wisata ini adalah perpaduan antara keindahan goa dan air terjun secara bersamaan. Letaknya berada di Besukcukit, Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Meskipun warga setempat sudah tahu tentang air terjun ini sejak lama, tetapi masyarakat luar Pronojiwo tidak begitu tahu keberadaannya. Hal tersebut karena promosi yang kurang, dan akses yang cukup sulit.

Bisa dibilang, perjalanan ke Goa Tetes memang butuh perjuangan, tapi sepadan dengan hasilnya. Anda akan mendapati goa-goa kecil yang dirintiki air hingga membentuk air terjun berundak. Salagtit dan stalagmit di dalam goa sangat indah, kolam-kolam air sangat jernih, dan rintakan air terjunnya sangat segar. Pengunjung cukup membayar Rp. 5.000 untuk tiket masuk.

3. Puncak B29

Negeri di Atas Awan, begitulah para pengunjung menjuluki Puncak Songolikor(29) yang ada di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Lumajang. Wisata ini juga lebih sering terdengar beberapa tahun terakhir, sehingga pengunjungnya membeludak setiap harinya, apalagi jika hari sedang cerah. Anda dapat pergi ke sini dengan motor pribadi atau naik ojek yang memang tersedia untuk para wisatawan.

Jalannya cukup menanjak, tapi selama perjalanan akan Anda temui banyak keindahan seperti melihat perkebunan warga, dan pohon-pohon yang hijau berdiri. Disarankan untuk datang sebelum subuh untuk mendapatkan pemandangan matahari terbit, jika beruntung Anda akan melihat selimut awan yang menyelubungi gunung-gunung seperti Gunung Bromo. Jejeran gunung lain yang akan terlihat dari puncak ini adalah Gunung Lemongan, Argopuro, Raung, Semeru, dan Batok.

4. Hutan Pinus Penanggal

Di Lumajang, tepatnya di Desa Penanggal, Kabupaten Lumajang, juga memiliki keindahan hutan pinus yang memukau. Letaknya ada di Lereng Gunung Semeru. Jejeran pohon pinus menciptakan pemandangan seperti di luar negeri. Tidak heran jika hutan ini kerap kali dikunjungi anak-anak muda untuk melakukan sesi pemotretan. Siapa pun boleh ke tempat ini dan menikmati keindahan hutan pinusnya. Namun tetap, harus memperhatikan kebersihan, jangan membuang sampah sembarang atau merusak alam sekitar.

5. Hutan Bambu Sumbermujur
Selain hutan pinus, Lumajang juga memiliki hutan bambu. Berbeda dengan hutan bambu lain yang angker dan tidak terawat, Hutan Bambu Sumbermujur ini ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan pemandangan yang indah. Sepanjang hutan juga ada jalan setapaknya untuk dilewati pengunjung. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati kolam pemandian yang airnya sangat jernih karena berasal dari sumber mata air alami. Ratusan monyet akan menjadi teman bercengkrama Anda bersama keluarga. Tiket masuknya hanya Rp. 2.000. Jika tertarik, langsung saja ke Jl. Kalpataru, Sumbermujur, Candipuro, Lumajang.

6. Kebun Teh Kertowono

Lumajang memang terkenal dengan hasil alamnya yang disebar ke hampir seluruh wilayah Indonesia. Salah satunya adalah produksi tehnya, yang kualitasnya standar internasional. Teh tersebut dihasilkan dari Perkebunan Teh Kertowono yang di bawah naungan PTPN XII(PT. Perkebunan Nasional XII). Lokasi kebun teh ini berada di Gucialit, Kabupaten Lumajang. Tiket masuknya pun hanya sekitar Rp. 5.000. Meskipun terbilang murah, tapi pemandangan di wisata ini sangat memukau. Hamparan tanaman teh di perkebunan sangat indah untuk dijadikan background saat berfoto.

7. Air Terjun Kapas Biru

Satu lagi wisata air terjun dengan nuansa sangat indah dan masih berada di dalam tempat tersembunyi di Lumajang, yaitu Air Terjun Kapas Biru. Meskipun wisata satu ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat, tapi alam sekitarnya yang memukau tetap terjaga dengan baik dan menyajikan pemandangan luar biasa. Letaknya sendiri berada di Mulyoarjo, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Untuk sampai di lokasi, Anda harus menyiapkan fisik yang fit karena jalannya yang cukup sulit. Jalanan terjal, menurun dan licin, tetapi sepadan dengan pemandangan ketika sudah sampai di Air Terjun Kapas Biru. Beberapa fasilitas yang disiapkan penduduk adalah pondok-pondok kecil untuk beristirahat dan beberapa penjual makanan.

8. Pura Mandara Giri Semeru Agung

Upaya umat Hindu di Lumajang untuk beribadah di pura diwujudkan dengan pembangunan Pura Mandara Giri Semeru Agung. Pura ini merupakan yang tertua di Lumajang, dan punya halaman sangat luas. Namun, karena pura ini bukan sekadar tempat wisata, melainkan juga sebagai lokasi peribadatan, maka pengunjung yang datang pun harus mengikuti syarat-syarat dan ketentuan yang ditetapkan. Beberapa ruang pun tidak boleh sembarang dikunjungi. Untuk sekadar foto-foto tentu diperbolehkan asalkan tidak mengganggu. Di sekitar pura pun banyak penjual oleh-oleh khas Lumajang. Untuk ke Pura Mandara Giri Semeru Agung, Anda bisa langsung datang ke alamat Jalan Serma Dohir, Senduro, Sumberagung, Lumajang.

9. Tempoeran Tubing Adventure

Ada lagi wisata seru untuk yang suka memacu adrenalin, yaitu Tempoeran Tubing Adventure di Lumajang, yang didirikan oleh Komunitas Tempoeran. Tubing sendiri adalah olahraga sejenis arung jeram, tetapi dalam praktiknya memakai ban bekas sebagai alat meluncur. Untuk memulai olahraga ekstrem ini, datang dulu ke Jl. Raya Senduro, Dusun Tempuran, Tempuran, Kecamatan Senduro, Kabupatern Lumajang. Nanti, Anda akan disediahi alat-alat keselamatan seperti jaket pelampung, helm, dan juga diberikan pengarahan. Sungai yang Anda lewati nantinya melewati empat desa, yaitu Desa Tempuran, Kemuning, Rambaan, dan Desa Gasri. Waktu tempuhnya sekitar satu setengah sampai dua jam.

10. Pantai Dampar

Satu lagi pantai eksotis di Lumajang, yaitu Pantai Dampar yang terletak di Jalan Gondosuro, Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Pantai ini memiliki pasir hitam yang memukau, juga ombak yang pas untuk berselancar. Pemandangan sekitar pun sangat indah, jadi jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan keseruan Anda. Tiketnya pun hanya sekitar Rp. 5.000 dan bisa dikunjungi 24 jam.