Tempat Wisata di Lamongan yang Wajib Dikunjungi

Diposting pada

Tempat Wisata di Lamongan – Kabupaten Lamongan sangat terkenal dengan kuliner sotonya yang sudah menjajah ke seluruh pelosok nusantara. Namun, karena kabupaten ini diapit oleh kota-kota besar seperti Bojonegoro, Mojokerto, dan Gresik, yang terkenal akan tempat-tempat wisata seru dan menarik, masyarakat pun kadang bingung apakah di Lamongan ada destinasi wisata seseru kota-kota tersebut. Jawabannya, tentu ada, dan sebenarnya potensinya banyak jika mau dikembangkan.

Tempat Wisata di Lamongan

Sampai saat ini, ada lebih dari sepuluh destinasi wisata di Lamongan. Mulai dari wisata religi, edukasi, alam, dan juga wisata sejarah. Oleh sebab itu, jika Anda datang ke Lamongan, jangan lupa mengunjungi beberapa tempat wisata kece berikut ini.

1. Wisata Bahari Lamongan

Wisata Bahari Lamongan, atau yang biasa dikenal sebagai WBL adalah wisata yang mengusung konsep taman bermain tepi laut yang menyenangkan. Lokasi wisata seru ini ada di Jl. Raya Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Harga tiket masuknya bermacam-macam, mulai dari Rp. 70.000 di hari biasa, dan Rp. 100.000 di hari libur. Selain itu, bisa juga Anda membeli tiket terusan untuk ke Maharani Goa dan Zoo. Sebagai wisata bermain, ada banyak wahan seru yang siap dikunjungi, mulai dari rumah hantu, sepeda air, area panahan dan masih banyak lagi. Fasilitas umumnya pun lengkap, Anda dapat menemukan toilet, rumah ibadah, hingga stand makanan. Ada pula pertunjukan hiburan oleh staff atau penghibur profesional.

2. Goa Maharani Zoo
Berdekatan dengan WBL, ada Goa Maharani Zoo sebagai tempat rekreasi edukatif. Dulu tempat ini hanya berupa wisata goa, yaitu Goa Maharani. Namun mengalami pembenahan dan ditambahi kebun binatang sebagai upaya menarik minat wisatawan. Lokasi Goa Maharani Zoo ini ada di Jln. Raya Paciran, Kecamatan Paciran, Lamongan.

Harga tiketnya hanya Rp. 49.000 di hari biasa, dan Rp. 70.000 di hari libur. Bisa juga ambil tiket terusan ke WBL. Di dalam Maharani Zoo, Anda akan diperlihatkan koleksi satwa yang beragam, mulai dari berbagai jenis burung dan mamalia. Pengunjung biasanya suka dengan wahana memberi makan jerapah. Selain itu, ada pula fasilitas seperti Rumah 1000 Wajah, Pentas Anak Panggung Satwa, Gem Stone Galery, menunggangi gajah, dan masih banyak lagi.

3. WEGO

Wisata Edukasi Gondang Outbond, terletak di Juwet, Deketagung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Lokasinya tidak jauh dari Waduk Gondang. Seperti namanya, wisata ini ditujukan untuk rekreasi edukatif dan outbond. Paling terkenal adalah wahana pesawat terbang yang selalu ramai didatangi pengunjung. Selain itu, ada juga kolam renang, wahana perahu bebek dan perahu dayung, ATV, dan lain-lain. Harga tiketnya hanya Rp. 25.000. Jika ingin naik wahana selain pesawat dan kolam renang, cukup membayar Rp. 10.000, sedangkan Flying Fox Rp. 15.000. Tersedia fasilitas umum seperti mushola, toilet dan juga warung penjual makanan di dalamnya.

4. Pantai Kutang

Tidak ketinggalan dari kota lain, Lamongan juga memiliki pantai eksotis bernama Pantai Kutang. Sejarah singkatnya, dulu banyak pemuda/pemudi yang sering meninggalkan kutang/BH usai berkunjung ke pantai, setela itu warga pun menyebut pantai ini dengan nama Pantai Kutang. Di pantai ini ombaknya tenang, dan biasanya paling disukai anak-anak saat airnya surut karena bisa melihat karang dan mencari kerang. Pantai ini juga dikelilingi hutan mangrove, dan banyak spot foto manarik yang bisa disatroni. Lokasi pantai ini berada di Dukuh Kentong, Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Lamongan.

5. Waduk Gondang

Waduk Gondang adalah salah satu bendungan bersejarah di Lamongan. Waduk ini dibangun sejak 1987, dan diresmikan langsung oleh Presiden Soeharto. Diharapkan pembangunannya dapat mengatasi masalah air untuk persawahan warga Lamongan. Kemudian, dibangun pula kebun binatang mini dan wahana seperti perahu kayuh maupun perahu bebek. Suasananya sangat segar berada di wisata satu ini, pedagang makanan pun banyak tinggal pilih. Harga tiket yang harus dikeluarkan sangat terjangkau, hanya Rp. 2.500 per orang. Lokasi waduk ini berada di Gondang, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Tidak jauh dari Pasar Sugio, dan dekat dengan Wisata Edukasi Gondang Outbond(WEGO).

6. Museum dan Makam Sunan Drajat

Salah seorang sunan tersohor di Indonesia, yakni Sunan Drajat, memiliki persemayaman terakhir di Lamongan. Kini, makamnya menjadi objek wisata religi yang sering dikunjungi peziarah. Komplek makam beliau berada tepat di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan. Selain itu, di dekatnya juga dibangun Museum Sunan Drajat yang memiliki berbagai macam koleksi seperti Gamelan Singo Mengkok, dan perkamen-perkamen lawas. Sebagai wisata yang ditujukan untuk mengenang sejarah Islam di Indonesia, tentu pengunjung yang datang haruslah menjaga tingkah laku dan tidak boleh sembarangan.

7. Makam Sunan Sendang Duwur

Satu lagi tokoh penyebar agama Islam nusantara yang dimakamkan di Lamongan, yaitu Sunan Sendang Duwur. Sunan Sendang Duwur sendiri bernama asli Raden Noer Rahman, seorang putra dari Abdul Kohar bin Malik bin Sultan Abu Yazid. Beliau juga erat kaitannya dengan Sunan Drajat, karena nama Sunan Sendang Duwur adalah pemberian dari Sunan Drajat sendiri. Kini komplek makamnya yang berada di Sendang Duwur, Paciran, Kabupaten Lamongan. Bangunannya sendiri adalah perpaduan antara kebudayaan Islam dan Hindu, sehingga pengunjung yang melihat makam ini merasa seperti mengunjungi pura.

8. Pantai Brondong

Satu lagi pantai di Lamongan yang kerap dikunjungi wisatawan, yaitu Pantai Brondong. Lokasinya ada di Brondong, Paciran, Lamongan. Berbeda dengan kebanyakan pantai yang kadang tidak menawarkan wisata naik perahu, di pantai ini, Anda dapat berkeliling naik perahu nelayan yang disewakan. Biasanya, yang paling disukai ibu-ibu adalah adanya pasar ikan. Pembeli bisa menemukan ikan segar yang dijual di sini. Selain itu, pemandangan sore harinya pun memukau, cocok untuk yang ingin mencari suasana sunset romantis. Untuk fasilitas umum, pantai ini sudah cukup lengkap, mulai dari toilet hingga spot pedagang makanan.

9. Monumen Van der Wijck

Kapal Van der Wijck, yang tenggelam pada tahun 1936 lalu masih menyisakan kenangan hingga sekarang. Oleh pemerintah Belanda, dibuatlah monumen untuk mengenang tragedi kapal tersebut. Bahkan kisahnya ditulis secara apik oleh Buya Hamka dalam bukunya yang berjudul Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, dan difilmkan sampai mendapat sambutan hangat dari masyarakat Indonesia. Anda yang ingin melihat monumennya, bisa langsung datang ke Lamongan, tepatnya ke Jalan Tuban-Gresik, Brondong, Sedayulawas, Kabupaten Lamongan, dan tidak dikenakan biaya masuk.

10. Istana Gunung Mas 27 Mantup

Istana Gunung Mas 27 adalah destinasi wisata baru di Kabupaten Lamongan, sehingga namanya memang belum begitu santer terdengar bahkan oleh warga Lamongan sendiri. Wisata ini memiliki bangunan-bangunan unik yang cocok untuk tempat berfoto. Tidak heran jika banyak wisatawan muda yang ke sini. Selain bangunannya yang antik, danau-danau kecil buatan juga menarik untuk dilihat. Nuansanya mirp dengan istana-istana China pada zaman dulu, dengan tembok berupa batuan yang disusun. Jika penasaran, tinggal datang ke Mantup, Tugu, Kabupaten Lamongan. Biaya masuknya hanya Rp. 5.000 dan Anda bebas foto-foto di sini.