Tempat Wisata di Kota Sabang Paling Menakjubkan Bagai Surga Dunia

Diposting pada

Tempat Wisata di Kota Sabang – Seperti lagu yang selama ini kita dengar “Dari Sabang sampai Merauke, berjajar pulau-pulau.” Menandakan bahwa negara Indonesia dimulai dari Sabang dan diakhiri oleh Merauke. Namun, sudahkan kamu tahu di mana Sabang berada?

Sabang adalah sebuah kota di Provinsi Aceh, berupa kepulauan yang terpisah dari Pulau Sumatera. Sebagai kota kepulauan, Sabang memiliki beberapa pulau, tetapi yang paling besar dan terkenal adalah Pulau Weh. Pulau yang lain adalah Pulau Klah, Pulau Rondo, Pulau Rubiah, dan juga Pulau Seulako.

Hebatnya, masing-masing pulau memiliki pemandangan yang indah dan alam yang eksotis. Sangat recomended untuk dijelajahi para pelancong. Oleh sebab itu, supaya kamu memiliki gambaran akan ke mana saja ketika berkunjung ke Sabang, berikut ini adalah beberapa destinasi wisata yang wajib kamu datangi.

Tempat Wisata di Kota Sabang

Danau Aneuk Laot


Danau Aneuk Laot adalah sebuah danau yang terletak di Kelurahan Aneuk Laot, Pulau Weh, Kota Sabang. Air danau ini merupakan sumber utama air bersih untuk masyarakat Sabang. Melalui PDAM, air dari Danau Aneuk Laot disebarkan untuk kebutuhan penduduk. Danau ini juga memiliki sejarah sendiri yang berhubungan dengan Panglima Cheng Ho. Konon, Cheng Ho beserta pasukannya menyuplai air untuk persediaan pelayaran dari danau ini ketika mereka berada di Sabang. Kini, Danau Aneuk Laot pun menjadi destinasi wisata menarik untuk para wisatawan dan bahkan masyarakat Sabang sendiri. Disebabkan luasnya yang mencapai 37.5 hektare, kamu bisa menjelajahi danau ini dari berbagai sudut.

Air Terjun Pria Laot


Wisata alam lainnya yang dimiliki Sabang adalah Air Terjun Pria Laot. Lokasinya ada di hulu Gunung Sarung Keris, tepatnya di Batee Shoek, Sukakarya, Kota Sabang, Aceh. Air terjun ini letaknya cukup tersembunyi, sehingga suasanya tidak begitu padat oleh wisatawan. Debit air yang dihasilkan Air Terjun Pria Laot tidak terlalu besar tapi juga tidak kecil. Uniknya, kolam di bawah air terjun terdapat ikan-ikan kecil. Ikan tersebut adalah jenis Garra Rufa, yang biasa digunakan untuk terapi di sauna-sauna. Suasana alam di sekitaran air terjun juga masih sangat asri, sehingga cocok untuk kamu yang sedang mencari ketenangan dengan melihat alam. Namun, belum terdapat fasilitas umum yang memadai. Sehingga pengunjung bisa mencari toilet atau tempat ibadah di desa.

Pantai Sumur Tiga


Salah satu pantai paling menarik yang bisa kamu kunjungi ketika ke Sabang adalah Pantai Sumur Tiga. Pantai ini terletak di Ie Meule, Sukajaya, Kota Sabang, Pulau Weh, Aceh. Seperti banyak pantai di Sabang yang berpasir putih, Pantai Sumur Tiga pun demikian. Hanya saja, teksture pasirnya sangat lembut, dan akan berkilau jika tertimpa cahaya matahari. Di pantai ini, pengunjung biasanya bermain pasir, berenang tapi harus hati-hati karena ombak yang cukup tinggi, dan ada pula yang snorkling atau diving.

Tidak perlu khawatir tentang peralatannya, karena banyak penyewa alat snorkling maupung diving di sekitar pantai. Selain itu, pantai ini juga terkenal dengan keindahan ketika matahari terbit. Sedangkan untuk fasilitas umum, di dekat pantai banyak penginapan murah yang siap menampung kamu dan keluarga.

Pantai Iboih


Pantai Iboih adalah salah satu pantai terindah di Sabang. Di pantai ini, kamu akan melihat perahu-perahu seakan melayang padahal ada di atas air. Hal ini karena kondisi laut yang memang sangat jernih, sampai tampak seperti kaca. Tidak heran jika Pantai Iboih pun menjadi populer di kalangan turis lokal maupun mancanegara. Biasanya, para wisatawan suka menyelam, mereka snorkling maupun diving.

Biota lautnya pun beragam, ikan-ikan kecil dan terumbu karang sangat indah di bawah air. Pantai ini juga dikelilingi hutan lindung, sehingga tampak seperti surga dunia. Jika ingin menjelajah laut di Pantai Iboih, kamu juga bisa menyewa perahu. Selain itu, pantai yang terletak di Kecamatan Sukakarya, Sabang ini juga punya fasilitas umum cukup lengkap, mulai dari resto, tempat ibadah, toilet umum, dan juga penginapan yang berderet.

Pantai Anoi Itam


Biasanya, pantai di Sabang rata-rata berpasir putih, tetapi Pantai Anoi Itam memiliki pasir hitam yang benar-benar hitam. Berat jenis pasirnya pun tiga kali lipat pasir biasa. Namun, meskipun pasirnya hitam, tetapi air lautnya biru jernih, sehingga menciptakan kombinasi yang unik dan memukau mata. Pantai yang berada di Desa Anoi, Sabang ini juga memiliki karang yang biasanya digunakan pemancing untuk mengail ikan.

Di sekeliling pun tampak deretan pepohonan yang menyejukkan. Tidak heran banyak yang betah berada di sini, seraya berswafoto bersama orang terkasih dan duduk-duduk santai di pondok-pondok yang berjejer sepanjang pantai. Di dekat pantai juga banyak penginapan, sehingga tidak perlu khawatir akan menginap di mana. Pedagang makanan pun cukup banyak, biasanya menyajikan rujak atau kopi hitam.

Pantai Ujong Kareung


Lagi, pantai unik di Sabang, yaitu Pantai Ujong Kareung. Letaknya ada di Jalan H. Agus Salim, Ie Meule, Sukajaya, Kota Sabang. Termasuk salah satu pantai indah di Pulau Weh. Uniknya, tidak ada pasir lembut yang akan menyambut, tetapi karang kokoh yang berhadapan langsung dengan laut. Tenang saja, di sekitaran karang pantai ombaknya tidak ganas, airnya juga jernih sehingga cocok untuk berenang. Jika ingin mendapat fasilitas lengkap, kamu bisa menginap di penginapan yang memang bagian dari pantai itu sendiri. Di penginapan tersebut biasanya menyewakan perlengkapan snorkling juga. Namun, jika tidak ingin menginap, kamu hanya perlu membayar parkir untuk menikmati kecantikan Pantai Ujong Kareung.

Tugu Kilometer Nol Indonesia


Mengunjungi Sabang, maka wajib ke Tugu Kilometer Nol Indonesia. Hal tersebut menandakan bahwa kamu sudah berada di titik nol Indonesia, dan patut untuk diabadikan dengan berfoto di depan tugu. Wisata monumental yang letaknya di Desa Iboih, Sukakarya, Kota Sabang ini digagas oleh B.J. Habibie yang menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi, kemudian selesai dan diresmikan oleh Try Surisno pada 9 September 1997. Tugu setinggi 43.6 meter ini memiliki 4 pilar, lingkaran besar seperti angka nol, rencong, dan ornamen segi 8. Semua memiliki nilai filosofis sendiri. Tugu ini juga berdiri menjulang di tengah kawasan hutan yang masih cukup rimbun. Tidak heran jika perjalanan ke tugu kadang akan ditemukan monyet-monyet berkeliaran sepanjang jalan.

Pulau Rubiah


Semua mata akan terpesona ketika datang ke Pulau Rubiah. Bagaimana tidak, pulau ini memiliki pantai dengan pasir putih memikat, air laut sejernih kaca, dan keeksotisan bawah laut yang tak bisa ditolak. Banyak yang bisa dilakukan wisatawan di pulau ini, contohnya snorkling, diving, berkeliing naik perahu, berenang, bermain di pasir pantai, berkeliling pulau dan melihat makam-makam yang dikeramatkan, dan masih banyak lagi.

Untuk pergi ke pulau ini, kamu perlu menyeberang terlebih dulu dari Pantai Iboih. Kamu bisa menyewa perahu sendiri maupun patungan bersama wisatawan lainnya. Akan tetapi, karena pulau ini bukan tempat yang ditinggali, maka fasilitas semacam penginapan pun tidak ditemukan. Kamu bisa camping jika mau, atau menyewa penginapan di sekitar Pantai Iboih. Untuk urusan perut, tidak perlu khawatir, banyak pedagang makanan di sini.