Tempat Wisata di Gayo Lues, Kota Seribu Bukit

Diposting pada

Tempat Wisata di Gayo Lues – Kabupaten Gayo Lues adalah tempat asal dari tari tradisional Saman yang terkenal seantero Indonesia, bahkan dunia. Wilayah ini juga mendapat julukan sebagai Negeri Seribu Bukit karena memang dikelilingi oleh perbukitan yang hijau dan indah. Inilah yang menjadikan Gayo Lues dipenuhi potensi pariwisata yang menakjubkan. Tentu ini tugas pemerintah untuk lebih mengembangkan sektor wisata Gayo Lues dan mengenalkannya pada khalayak luas.

Seperti namanya, Gayo Lues, yang berarti Gunung Luas, memiliki deretan pegunungan serta gunung yang membuat tempat ini terlihat sangat indah dan sejuk. Namun, untuk sementara ini, baru beberapa wisata yang bisa kamu jelajahi di Gayo Lues. Berikut ini adalah daftar pariwisata paling direkomendasikan ketika kamu berkunjung ke Gayo Lues, Aceh.

Tempat Wisata di Gayo Lues

Rumah Pohon Genting Jalan Pining


Kamu yang sewaktu kecil mengidamkan memiliki rumah pohon tapi tidak kesampaian, mungkin ada baiknya berkunjung ke Rumah Pohon Genting ketika sedang berada di Gayo Lues. Rumah pohon ini terhitung wisata yang cukup baru, karena sekitar 4 atau 3 tahun lalu baru dibuka. Sebelumnya, tempat ini dibeli oleh seorang warga Bustanul Salam yang bernama Wajidman, ia kemudian mengelolahnya sehingga menjadi tempat wisata seperti sekarang.

Di sini, kamu dapat duduk-duduk di pondok yang disediakan seraya minum kopi, kemudian memandangi hamparan pohon pinus dari ketinggian. Pemandangan indah tersebut juga cocok sekali sebagai background untuk jepret-jepret cantik. Oleh sebab itu, supaya tidak kalah hits dari remaja lainnya, sebaiknya segera kunjungi Rumah Pohon Genting yang ada di Jalan Pining, Desa Gaja, Kecamatan Pining, Gayo Lues.

Air Terjun Kolam Biru Rerebe


Apabila selama ini ketika datang ke wisata air terjun kamu hanya menikmati keindahan air terjunnya, maka berbeda dengan Air Terjun Kolam Biru Rerebe. Sebab, bukan hanya terdapat air terjun, tapi ada juga danau berwarna biru yang disebut sebagai Kolam Biru. Kolam biru ini cukup luas, tidak seperti kolam di bawah air terjun pada umumnya. Keadaan sekelilingnya juga masih alami, sehingga cukup sulit jika kamu mencari fasilitas umum di tempat ini.

Ada baiknya ketika ke sini membawa berbagai perlengkapan sendiri, seperti bekal makan, pakaian ganti dan lainnya. Hati-hati juga ketika menuju wisata ini karena jalannya yang tidak begitu mulus. Tahun lalu, tempat ini bisa dijangkau secara gratis karena memang lokasinya masih berada di alam liar. Jika penasaran, langsung saja kunjungi Desa Rerebe, Tripe Jaya, Gayo Lues.

Agusen


Ada banyak hal yang bisa dilakukan para wisatawan di Agusen. Tempat ini sendiri merupakan desa wisata, artinya desa yang dikembangkan untuk keperluan pariwisata. Para pengunjung dapat mencoba untuk memetik kopi bersama petani di sana, atau sekadar bermain-main di sungai Agusen yang masih asri dan jernih. Bahkan jika kamu ingin menjelajah hutan, ada banyak pemandu dari desa yang bisa kamu ajak berkeliling.

Untuk yang hobi memancing, silahkan membawa joran dan kail. Sedangkan untuk fasilitas umum, kamu bisa menumpang di rumah-rumah warga, seperti mandi, menginap dan lain-lain, sebab beberapa rumah memang disediakan untuk wisatawan. Lokasi tepat desa ini sendiri ada di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues. Berbatasan tepat dengan Taman Nasional Gunung Leuser yang terkenal.

Berawang Pungkih


Sebenarnya wisata ini masih berada di Kampung Wisata Agusen. Hanya saja lebih spesifik, karena Berawang Pungkih lebih berfokus pada pemandian alamnya. Para pengunjung dapat menikmati mandi di Sungai Agusen, tentu saja sungai tersebut sangat alami dengan bebatuan dan air yang jernih. Selain itu, kamu yang mendaki Gunung Leuser juga akan melewati Berawang Pungkih, jadi tidak ada salahnya mampir sejenak. Terlebih selain berenang, kamu juga dapat mencoba berkemah, hiking, melihat burung-burung, dan tak jarang banyak pengunjung datang untuk melakukan penelitian. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu bergegas berwisata ke Berawang Pungkih yang terletak di Uken, Kampung Wisata Agusen, Gayo Lues.

Bukit Cinta


Sekarang ini memang sedang umum wisata alam di atas bukit, contohnya saja Bukit Cinta di Gayo Lues. Dari namanya saja, bukit ini langsung mampu menjerat para remaja supaya datang mengunjunginya. Di atas Bukit Cinta, terdapat pepohonan yang rindang dan pengunjung dapat langsung melihat indahnya pinus dari kejauhan. Rumah-rumah pohon pun berjejer sebagai tempat beristirahat bagi para wisatawan. Biasanya, pengunjung paling suka minum kopi sembari menikmati udara sejuk Bukit Cinta dan duduk-duduk di rumah pohon. Apabila kamu juga ingin merasakan sensasi tersebut, datang saja ke Desa Penggalangan, Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh.

Kedah


Kedah menjadi wisata yang sangat digemari turis mancanegara. Hal ini karena para wisatawan dapat melihat keindahan alam dan keanekaragaman hayati yang khas. Para turis asing tersebut sangat tertarik untuk melihat orang utan, dan hewan liar lainnya seperti siamang atau rangkong badak. Wisata ini tidak begitu ramai, karena mungkin orang-orang tidak banyak yang tahu, atau malah kurang tertarik. Sebab, dari data yang ada, kebanyakan yang berkunjung ke Kedah adalah wisatawan asing. Padahal, Kedah ini juga merupakan gerbang sebelum kamu menjelajah Gunung Leuser. Lalu, di manakah tempat yang indah dan kaya ragam ekosistem ini? Tempatnya ada di Dusun Kedah, Desa Penosan Sepakat, Blangjerango, Gayo Lues.

Taman Nasional Gunung Leuser


Setelah melewati Kedah, kamu bisa melanjutkan perjalanan untuk menjelajah ke Taman Nasional Gunung Leuser. Tempat ini sangat dilindungi karena fungsinya yang krusial, yaitu untuk melindungi sistem penyangga kehidupan, melestarikan keanekaragaman hayati dan ekosistemnya. Banyak hewan-hewan langka yang dilindungi, seperti orangutan Sumatera, Badak Sumatera, Harimau Sumatera, Gajah Sumatera dan bahkan beruang madu. Tidak heran jika selain difungsikan sebagai tempat wisata, TNGL juga dijadikan tempat untuk meneliti beragam flora dan fauna. Oleh sebab tempat ini yang sangat dilindungi, kamu pun harus berhati-hati ketika berkunjung. Jangan sampai merusak alam sekitar.

Ketambe


Ketambe juga merupakan salah satu tempat di dekat Taman Nasional Gunung Leuser dan lokasinya masih di Gayo Lues. Di sini cukup terkenal dengan aktivitas rafting karena memang dekat dengan Sungai Alas. Namun, selain rafting, kamu juga bisa melakukan bird watching, atau trekking. Bisa juga sekalian pergi ke Taman Nasional Gunung Leuser jika memang ingin menjelajah lebih luas lagi.

Air Terjun Tujuh Tingkat


Apabila kamu pergi ke Desa Pantan Cuaca, Kecamatan Pantan Cuaca, Gayo Lues, kamu akan mendapati wisata air terjun yang sangat menakjubkan. Namanya adalah Air Terjun Tujuh Tingkat. Mungkin banyak yang asing dengan air terjun ini karena memang kurang populer, dan akses jalan ke sana pun cukup merepotkan. Meskipun begitu, keindahan air terjun dan pemandangan alamnya sangat indah, tidak kalah dari air terjun populer lain.

Pemandian Air Panas Putri Betung


Gayo Lues juga punya pemandian air panas yang jangan sampai dilewatkan. Namanya adalah Pemandian Air Panas Putri Betung yang terletak di Desa Air Panas, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues. Biasanya para warga suka berendam di sini untuk upaya pengobatan.