Menyisir Pesona Lengkap Tempat Wisata di Kota Kotamobagu Terbaru

Diposting pada

Sulawesi Utara terdiri dari beberapa daerah yang sebagian besar mempunyai surga alam yang indah. Kota Kotamobagu menyapa dengan keindahan alam, situs budaya, sampai komplek taman nasional untuk rekreasi pendidikan. Berbicara mengenai tempat wisata di Kota Kotamobagu tidak cukup dikunjungi dalam sehari karena anda perlu menempuh perjalanan ke beberapa wilayah.

Kekayaan budaya setempat berupa tari-tarian dapat anda nikmati ketika berkunjung ke Kota Kotamobagu. Agar waktu perjalanan berjalan maksimal, pengunjung perlu banyak informasi mengenai objek wisata yang ingin dituju. Berikut info daerah wisata yang wajib disambangi di Kotamobagu.

1. Air terjun di daerah Kobo Kecil


Air terjun Molimpungan merupakan keindahan alam tersembunyi di Kecamatan Kotamabagu bagian timur, tepatnya di desa Kobo Kecil. Sehingga tidak mengherankan jika banyak orang menyebutnya sebagai air terjun indah Kobo Kecil. Ketika sampai di lokasi objek wisata ini, pengunjung dapat melihat banyak titik sumber air terjun.

Apabila anda ingin menikmati keindahan terbaiknya, maka membutuhkan sedikit perjuangan untuk melihatnya. Puncak tertinggi bisa dicapai dengan melewati medan tanjakan yang cukup curam. Wisatawan perlu berhati-hati karena kondisi jalan yang lembab dan cenderung basah. Ada sekitar lima air terjun yang jaraknya berbeda-beda.

Perkembangan daerah wisata yang satu ini sudah terlihat dengan pembebasan lahan parkir dan rencana anggaran pembangunan jembatan layang. Jarak yang harus ditempuh dari tempat warga adalah 4 kilometer. Apabila anda datang dari arah Kota Kotamabagu hanya butuh waktu singkat dengan jarak tempuh 7 kilometer.

2. Mendaki Gunung Ambang Kotamobagu


Para pecinta alam yang datang ke Sulawesi Utara bisa menjajaki Gunung Ambang yang menawarkan pemandangan luar biasa indah. Tempat wisata di Kota Kotamobagu ini memang tidak semua orang bisa mencapainya karena jalanan menuju puncak yang butuh banyak tenaga. Rasa kagum akan mulai anda rasakan sepanjang perjalanan.

Selain udara sejuk, rumput hijau & pepohonan, pendaki dapat bertemu dengan binatang-binatang yang tinggal di sekitar Gunung Ambang seperti anoa, burung, dan masih banyak lainnya. Puncak gunung berketinggian 1795 mdpl memberikan panorama keindahan alam Kotamobagu. Lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Kotamobagu, perjalanan hanya membutuhkan waktu setengah jam.

Tiket yang dibebankan kepada setiap wisatawan yang ingin mendaki sebesar 2.500 rupiah dan mungkin saja terjadi kenaikan harga sesuai peraturan pengelola.

3. Berkenalan dengan satwa Taman NBNW


Liburan akhir pekan dan libur nasional banyak mendatangkan pengunjung ke tempat wisata di Kota Kotamobagu, salah satunya Taman Nasional Bogani Nani Wartabone atau sering disingkat TNBNW. Objek wisata ini berupa hutan lindung yang namanya berasal dari nama pahlawan asal Gorontalo yaitu Bogani Nani Wartabone.

Luas kawasan hutan lindung mencapai 287.115 hektar dan masuk dalam Zona Wallacea. Zona pertemuan antara Asia dan Australia sehingga memiliki satwa dan tumbuhan berkarakter unik dan beragam. Sebagian besar satwa penghuninya adalah spesies endemik daerah setempat.

Pengunjung bisa melihat 24 ragam spesies mamalia, 11 jenis reptilia, 38 spesies kupu-kupu, 200 spesies kumbang, dan masih banyak spesies ikan, unggas dan lain-lain. salah satu binatang yang dilindungi karena terancam punah di TNBNW yaitu burung Maleo, kelelawar Bone, monyet Yaki, kuskus beruang, dan kuskus kerdil.

Anda bisa mengamati keasrian hutan daerah tropis yang lebat dan bebas polusi udara. Adapun berbagai jenis tumbuhannya meliputi kayu besi, anggrek, kayu hitam, palem matayangan, dll. Setelah puas melihat tingkah polah satwa endemik Sulawesi, pengunjung bisa menuju spot wisata lain yang masih dalam satu kawasan yaitu beberapa air terjun.

Ada air terjun Lombongo, air terjun Mengkang, air terjun Sungai tumpah, pemandian air panas, gua batu berkapur. Lengkapnya tempat wisata di Kota Kotamobagu ini menjadikannya lokasi favorit berbagai kegiatan seperti camping, susur sungai, hiking, sampai hunting foto.

4. Situs Budaya Makam Kuno


Selain bersentuhan langsung dengan alam daerah tropis, pengunjung juga bisa menengok situs sejarah Kota Kotamobagu. Makam Raja Datoe Binangkang & Raja Loloda Mokoagow berlokasi di desa Upai Kotamobagu bagian utara. Tidak hanya kedua makam raja itu saja, anda bisa mengunjungi banyak makam kuno lainnya.

5. Pentas budaya di alun-alun kota


Alun-alun kota memang sering dijadikan sebagai tempat berbagai acara termasuk pertunjukan budaya. Pada waktu-waktu tertentu, wisatawan bisa melihat banyak tarian daerah yang dipentaskan di alun-alun Kota Kotamobagu. Anda bisa mencari informasi pentas seni yang akan diadakan di alun-alun terlebih dahulu.

Beberapa tari yang sering dipertontonkan yaitu Tari Tomboina, Tari kalibombang, Tari Kaleba, dan masih banyak lainnya. Dari sini, pengunjung secara tidak langsung menambah pengetahuan kekayaan daerah. Keunikan tidak sebatas gerakan tari dan irama musik yang berbeda. Pakaian para penari juga menjadi poin menarik yang menggunakan ragam kain nusantara.

6. Wisata hutan kota Kotamobagu


Suasana yang akan anda dapatkan ketika memasuki kawasan ini yaitu nyaman melihat rindangnya pohon-pohon dan udara segar. Orang tua dapat membawa serta buah hati untuk mengisi kegiatan akhir pekan dengan wisata edukasi melihat bermacam-macam flora & fauna yang sudah dilengkapi papan nama. Sehingga tidak perlu bingung mengidentifikasi jenis tanamannya.

Suara-suara hewan yang ada di hutan tersebut menjadi musik alami untuk pengunjung salah satunya adalah suara lebah madu. Akses menuju objek hutan kota cukup mudah karena letaknya berdekatan dengan terminal Bonawang. Anda bisa memakai transportasi umum maupun pribadi. Lokasi hutan kota Bonawang ada di kelurahan Mongkonai, Kotamobagu Barat.

7. Berburu jajanan khas Kotamobagu

Sebelum kembali ke Kota asal, anda perlu mencicipi kuliner daerah dan mencari beberapa buah tangan berupa jajanan khas Kotamobagu untuk keluarga di rumah. Berikut daftar cemilan yang wajib dicoba dan dibagikan ke orang-orang terdekat di kampung halaman.

– Dinangoi, pizza khas Kotamobagu


Jika dilihat sekilas bentuk jajanan dinangoi memang tidak menyerupai pizza, tetapi penduduk memberikan julukan pizza-nya Kotamobagu. Wisatawan perlu berjuang mendapatkan makanan khas Kotamobagu ini karena keberadaannya cukup sulit dicari alias langka.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah kelapa muda, sagu, dan gula. Proses memasaknya masih menggunakan tungku kayu. Cita rasanya manis dan bertekstur kenyal. Satu suapan tidaklah cukup untuk para pecintanya.

– Kolombeng Tore


Jajanan bolu tradisional asli Kotamabagu Kolombe Tore dibuat dari adonan telur, terigu, gula, dan bahan tambahan lain. Keunikannya didapat dari tambahan kulit jeruk parut dalam proses pembuatannya yang menghasilkan aroma harum yang menggugah selera. Untuk menambah rasa nikmat, wisatawan bisa menjajal kolombeng selai nanas asli.

Menikmati kesegaran udara dan air terjun alami, menambah pengetahuan umum tentang flora & fauna, bersantai bersama keluarga sambil mengajak serta anak-anak dalam wisata edukasi merupakan rangkaian wisata yang sempurna. Luangkan waktu untuk mencoba jajanan khas daerah usai berkunjung ke banyak tempat wisata di Kota Kotamobagu.